Kamis, 20 Desember 2012

Fotografi Tak Harus Keluar Biaya Mahal

Kamera foto saat ini penggunaannya makin luas. Berbagai tipe kamera beredar di pasaran saat ini, mulai dari kamera teknologi canggih, hingga ke kamera yang biasa-biasa saja.

Tipe kamera Digital Single Lens Reflect (DSLR) tentunya amat diinginkan oleh banyak. Tetapi beberapa produsen alat elektronik atau produsen kamera, memberikan pilihan kamera lain yang harganya terjangkau namun memiliki kualitas foto yang bisa mendekati DSLR.

Kamera digital dengan sistem Micro Four Thirds (MTF) menjadi pilihan alternatif bagi mereka yang ingin menjadikan fotografi sebagai hobi baru. Olympus dan Panasonic menjadi produsen yang garang mengeluarkan kamera jenis ini.

Kreasi dari Olympus dan Panasonic tentu menjadi katalis bagi mereka yang mencintai fotografi tetapi tidak mampu atau tidak terlalu bisa menggunakan DSLR. Panasonic seperti contoh, mereka makin fokus mengeluarkan kamera jenis ini. Beberapa varian dari Panasonic Lumix bisa menjadi pilihan bagi para pecinta fotografi pemula.

Panasonic bisa dikatakan berani dengan mengeluarkan Panasonic Lumix GH3. Dengan bodi kamera yang besar untuk ukuran kamera MTF dan kualitas foto yang mencapai 16 MP, tentunya bisa memuaskan mata. Hasil yang dihasilkan oleh GH3 bisa dikatakan seimbang dengan Olympus OM-D E-M5. Mungkin saja kedua kamera ini menggunakan sensor yang dibuat oleh Sony.

Terlepas dari perbandingannya, GH-3 tetap memiliki perbedaan kualitas lensa meskipun ukuran lensa bisa sama dengan Olympus. Hal ini menjadi kemajuan pesat bagi Panasonic. Meskipun OM-D dianggap sudah lebih maju dalam kamera MTF, mereka harus hati-hati karena kemampuan Panasonic terus mengimbangi.

Bertanya mengenai kemampuan kamera Lumix, seorang pengguna Lumix GH2 sempat menceritakan kemampuan kamera keluaran Panasonic ini. "Kalau umumnya orang pakai Lumix karena bodi-nya yang ringkas, tapi mau bisa ganti-ganti lensa," tutur Erfan, pengguna Panasonic GH2, kepada Okezone, Kamis (20/12/2012).

"Jadi buat hobiest/enthusisast ngejar praktis aja dulu tanpa ngesampingin kualitas. Sekarang pakai DSRL kan mau bikin foto segede bilbord udah mumpuni. Jadi buat hobiest/enthusisast ngejar praktis aja dulu tanpa ngesampingin kualitas. Kalo hobi paling gak dicetak seukuran bilboard, cukup simpan di komputer," imbuhnya.

Pada dasarnya, bagi mereka yang baru memulai hobi fotografi, memilih kamera disarankan sesuai dengan kebutuhan. Mereka yang tidak ingin pegal karena membawa DSLR, kamera MTF bisa menjadi pilihannya. Kualitasnya yang lumayan tentunya bisa membuahkan senyuman bagi penggunanya, dengan hasil gambar yang tajam.
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar