Kamis, 20 Desember 2012

Fotografer Geram Soal Lisensi Foto Instagram

Pembaharuan syarat penggunaan atau Term of Use Instagram yang membuka kemungkinan bisa menggunakan foto  untuk iklan menuai protes. Seorang fotografer bernama Noah Kalin menyuarkaan keberatannya jika Instagram benar-benar menjalankan persyaratan baru tersebut.

Kalina hanya salah satu dari sekian banyak fotografer yang menyatakan keberatan dengan persyarata baru Instagram. Persyaratan baru anak usaha Facebook itu memang wajar menimbulkan kekhawatiran bagi fotografer yang menggunakan Instagram untuk berbagi foto. Pasalnya layanan berbagi foto itu kini memiliki peluang menggunkan konten pengguna untuk iklan.

"Nama, wajah, dan foto saya tidak hanya berharga, tapi juga merupakan mata pencaharaian saya. Anda tidak bisa mengambil itu semua secara gratis. Jika Anda ingin menggunakan saya atau kerjaan saya, maka Anda Anda harus mengubah klausul dan memintanya kepada saya terlebih dahulu. Jika tidak, maka saya harus pergi dan banyak teman yang juga akan melakukannya," tutur Kalina dalam sebuah posting Instagram, seperti dilansir dari Mashable, Rabu (19/12/2012).

Kalina bukan fotografer asing bagi Chief Executive Officer Facebook Mark Zuckerberg dan sang istri Priscilla Chan. Kalina merupakan fotografer pernikahan pendiri Facebook itu pada Mei 2012.

Sesuai keterangan Term of Use Instagram, perjanjian pengguna dan layanan berbagi foto itu akan mulai efektif pada 16 Januari 2013. Tapi isi persyaratan seperti akan berubah karena pihak Instagram telah mendengar banyaknya keluhan terkait peraturan baru yang akan diterapkan itu.

Chief Executive Instagram Kevin Systrom mengatakan dalam sebuah posting blog, pengguna telah salah menafsirkan persyaratan yang baru. Poin yang dimaksud Sytrom telah disalahartikan ialah foto pengguna yang akan dijual kepada orang lain tanpa kompensasi.

"Itu tidak benar dan ini kesalahan kami karena bahasanya membingungkan. Untuk memperjelas, kami tidak bermaksud untuk menjual foto-foto Anda. Karena itu kami sedang memperbaharui bahasanya untuk memperjalas hal ini," jelas Systrom.
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar